Anyang Anyangan Pada Si Kecil

anyang anyangan

Pada saat usia anak sedang dalam tumbuh kembang, biasanya banyak hal yang terjadi seperti anyang anyangan pada si kecil. Anyang anyangan atau dalam istilah kedokteran disebut dengan infeksi saluran kemih (ISK) ini ternyata memang sangat mengganggu sekali. Karena harus sering membuang air kecil dalam jumlah sedikit dan terasa tidak nyaman saat mengeluarkannya. Untuk orang dewasa saja hal ini sangat mengganggu apalagi bagi si kecil ya.

Anyang anyangan pada si kecil bisa terjadi disebabkan oleh bakteri yang menetap di kemaluan anak sehingga menyebabkan infeksi. Jika tidak segera di atasi infeksi bakter dapat menyebar ke berbagai organ tubuh jadi jangan menyepelekannya ya Bunda. Kencing anak yang biasanya dikeluarkan sedikit dalam intensitas waktu yang sering kemudian disertai dengan rasa nyeri ini banyak penyebabnya.

Penyebab Anyang Anyangan Pada Si Kecil

Ada beberapa penyebab anyang anyangan pada si kecil yang orang tua perlu ketahui. Anyang anyangan merupakan pertanda sangat awal bahwa si kecil menderita infeksi saluran kemih. Gejala yang ditimbulkan pada tiap anak juga bisa berbeda-beda, tergantung usia anak, reaksi peradangan dan tempat terjadinya infeksi.

Biasanya anyang anyangan pada si kecil pada tahap awal disebut dengan infeksi saluran kemih asimtomatik. Berikut penyebab anyang anyangan yang pada umumnya terjadi pada anak:

1.Si kecil sering menahan kencing

Ketika si kecil sudah terbiasa menahan kencing dlam kurun waktu yang sangat lama dan terus berulang, tidak heran jika ia dapat terserang infeksi saluran kemih. Biasanya anak yang sedang asik bermain akan malas untuk kencing. Nah, hal inilah yang perlu orang tua waspadai. Sebaiknya sejak dini selalu menerapkan pada si kecil untuk teratur untuk buang air kecil. membiasakan anak sejak dini untuk rajin membuang air kecil ketika sudah tiba waktu buang air kecil dapat menjadi langkah terbaik untuk kesehatan anak.

2.Si kecil kurang minum air putih

Kurang minum menjadi penyebab umum anyang anyangan pada si kecil. Rata-rata per hari anak membutuhkan 4 gelas air putih, sedangkan untuk orang dewasa 8 gelas air putih per hari. Anak-anak cenderung menyukai minuman manis dan berwarna. Hal inilah yang tidak baik untuk kesehatan anak. membiasakan anak untuk mengkonsumsi air putih minimal 4 gelas dalam sehari dapat menghindarkan si kecil dari infeksi saluran kemih.

3.Kurang menjaga kebersihan organ intim

Menjaga kebersihan alat vital si kecil menjadi tugas orang tua untuk mengarahkan si kecil dalam menjaganya hingga dewasa. Jika sejak dini si kecil tidak dilatih untuk menjaga kebersihan organ intimnya maka anyang anyangan pada si kecil juga tidak terhindarkan. Organ intim menjadi area yang wajib untuk dijaga kebersihannya.

Bunda bisa mengajarkan anak untuk selalu membersihkan organ intim saat si kecil buang air kecil atau besar, mengganti celana apabila basah agar organ intim anak selalu dalam keadaan kering untuk menghindari lembab karena kuman menyukai area lembab dan mencuci tangan menggunakan sabun. Apabila hal ini diterapkan sejak dini pada si kecil tentu dapat menghindarkan anak dari gangguan infeksi saluran kemih atau anyang anyangan.